Pentingnya Edukasi Dan Informasi Terkait Penggunaan Buku KIA
Category: Blog, Edukasi Ibu & Anak, Tips Edukasi

Pentingnya Edukasi Dan Informasi Terkait Penggunaan Buku KIA

Pentingnya Edukasi Dan Informasi Terkait Penggunaan Buku KIA. Pada dasarnya, tingkat kemanfaatan dari adanya buku KIA yang ada di negara Indonesia belum berjalan dengan maksimal. Terbukti dari banyanya kasus ibu yang mengalami infeksi kehamilan, tidak paham tanda-tanda bahaya dalam kehamilan dan juga tanda-tanda klinis patologis lainnya.

Padahal sudah jelas di dalam buku KIA terdapat berbagai macam informasi terkait kesehatan iu dan anak. Masih saja banyak dijumpai kasus ibu hamil yang belum bisa mengatasi adanya gangguan bahkan sesuatu yang timbul yang sebenarnya bukan tanda bahaya namun termasuk ke dalam tanda yang normal. Banyak sekali panduan edukasi yang sudah dilampirkan pada buku KIA untuk ibu hamil. Dimana buku tersebut diwajibkan untuk dibaca dan juga wajib untuk dipelajari selama kehamilan berlangsung.

Bagi seorang ibu, melahirkan adalah sebuah hal yang menakutkan. Mengapa tidak, proses yang sangat menakjukan yang mana akan melahrkan seorang anak yang telah dinantinya ini membutuhkan sebuah perjuangan yang besar. Tidak hanya itu, proses ini menyangkut nyawa dan juga tingkat keberhasilan yang tidak bisa diprediksi. Di Indonesia sendiri terdapat sejumlah 1712 angka kematian dari ibu dan anak tepatnya pada tahun 2017.

Pentingnya Edukasi Dan Informasi Terkait Penggunaan Buku KIA

Dimana kasus ini semakin tahun semakin bertambah. Oleh karena itu, penting adanya sebuah evaluasi terkait dengan penindaklanjutan masalah yang belum bisa sepenuhnya teratasi ini. tingginya angka kematian ibu dan anak, sebenarnya ada banyak faktor yang memicu. Seperti tingkat pengetahuan ibu yang masih mrendah terkait dengan gizi, pola istirahat dan juga kebutuhan lainnya untuk janin yang sedang dikandungnya.

Dimana semua pengetahuan sebenarnya sudah dicatat dan dijelaskan secara gamblang melalui panduan buku KIA yang memuat berbagai macam antisipasi gejala darurat. Tidak hanya itu, buku Kesehatan Ibu dan Anak memuat berbagai macam infomasi pencatatan dan perkembangan janin dan  pertumbuhan ibu.

Dimana di dalamnya terdapat catatan perkembangan lengkap dengan rujukan dan juga konseling yang amat dibutuhkan oleh sang ibu.  Jadi, ketika seorang ibu mendatangi puskesmas atau sebuah layanan kesehatan lainnya tentu diwajibkan untuk membawa buku kesehatan ibu dan anak tersebut. Yang mana memiliki sebuah fungsi sebagai pemantauan perkembangan kehamilannya.

Apabila di dalam buku tersebut terdapat catatan atas hasil pemantauan ditemukan gejala klinis atau patologis maka harapan dari pemerintah adalah dapat segera teratasi sedini mungkin. Dengan begitu, akan mengurangi angka darurat kematian ibu dan anak lebih awal.

Pentingnya sebuah asuhan yang benar, dan juga tingkat pengetahuan ibu yang mendominasi di sini tentu saja dilengkapi dengan rasa kritis yang harus dimiliki oleh ibu hamil. Jadi, tidak hanya menunggu perintah dari tenaga kesehatan saja, namun sang ibu harus aktif dan turut serta dalam pemantauan kesehatan dirinya dan juga janin yang dikandungnya.

Indonesia yang saat ini masih darat akan kematian ibu dan juga anak, memang harus lebih tegas lagi dalam pemberian cakupan informasi mengenail pelayanan kesehatan dan memberikan kesadaran bagi ibu pentingnya edukasi dini kehamilan. Seperti memberikan pengajaran terkait dengan pengenalan gejala klinis dan patologis yang kemungkinan bisa terjadi kepada siapa saja.

Harapannya adalah, sang ibu mampu mengenali sejak awal gejala yang mungkin terjadi tersebut. Sehingga dapat mengurangi setidaknya 0,1 persen angka kematian ibu dan juga anak. Langkah yang mungkin bisa ditempuh lagi adalah dengan edukasi dan bimbingan terhadap suami dan juga keluarga terdekat ibu.

 

BACA JUGA: Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Untuk Menuju Masyarakat Yang Sehat

 

Gary James

2 Comments

  1. ini nih yang paling dibutuhin sama ibu2 jaman sekarang, biar anaknya gak jadi generasi micin semua!!! #kidsjamannow

  2. bener banget tuh salimin, generasi jaman sekarang sudah semakin parah, kelakuannya seperti binatang semua !!! dibiarin terus sama ibu bapaknya sih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *